Ortodonti

Jenis-Jenis Behel Gigi dan Perbedaannya

Ditulis oleh drg. Raka Pratama

21 August 2026 · 4 min read

Jenis-Jenis Behel Gigi dan Perbedaannya

Perawatan ortodonti telah berkembang pesat. Kini pasien tidak hanya terbatas pada satu pilihan kawat gigi. Mengetahui berbagai jenis behel yang tersedia dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat sesuai kebutuhan, anggaran, dan gaya hidup.

1. Behel Metal Konvensional

Ini adalah jenis behel yang paling umum. Terbuat dari baja tahan karat berkualitas tinggi (stainless steel), behel metal sangat kuat dan efektif untuk menangani hampir semua kasus maloklusi, dari yang ringan hingga sangat kompleks.

Kelebihan utamanya adalah harga yang lebih terjangkau dan efisiensi mekanis yang sangat baik. Pasien muda sering menyukai jenis ini karena mereka bisa mengganti warna karet elastisnya di setiap kunjungan.

2. Behel Ceramic (Keramik)

Behel ceramic berfungsi persis seperti behel metal, namun material bracket-nya terbuat dari porselen bening atau sewarna gigi. Ini membuatnya jauh lebih menyatu dengan warna alami gigi, sehingga tidak terlalu mencolok.

Jenis ini menjadi favorit di kalangan profesional dewasa yang menginginkan perawatan efektif namun tetap menjaga estetika. Perlu dicatat, bracket keramik sedikit lebih rapuh dibanding metal, sehingga pasien harus lebih berhati-hati saat makan makanan keras.

3. Behel Self-Ligating

Secara tampilan mirip dengan behel metal atau keramik, namun memiliki perbedaan mekanis yang signifikan. Self-ligating bracket tidak memerlukan karet elastis. Sebagai gantinya, mereka menggunakan mekanisme klip kecil untuk menahan kawat.

  • Mengurangi gesekan pada gigi, sehingga pergerakan gigi terasa lebih nyaman.
  • Lebih mudah dibersihkan karena tidak ada karet elastis yang menjadi tempat menumpuknya plak.
  • Seringkali memerlukan kunjungan kontrol yang lebih jarang (tiap 6-8 minggu).

4. Clear Aligner

Clear aligner (seperti Invisalign) adalah inovasi modern berupa pelat plastik transparan yang dapat dilepas-pasang. Aligner dibuat kustom berdasarkan cetakan digital gigi Anda.

Keunggulannya jelas: hampir tidak terlihat, tidak ada batasan makanan (karena dilepas saat makan), dan kebersihan mulut jauh lebih mudah dijaga. Namun, clear aligner menuntut disiplin tinggi dari pasien karena harus dipakai minimal 22 jam sehari. Selain itu, tidak semua kasus ortodonti kompleks dapat ditangani secara optimal hanya dengan aligner.

Kesimpulan

Pemilihan jenis behel bukan hanya masalah harga, tetapi juga kecocokan dengan kondisi klinis dan rutinitas harian Anda. Selalu diskusikan ekspektasi Anda dengan ortodontis untuk mendapatkan rekomendasi perawatan terbaik.

Disclaimer Medis: Informasi dalam artikel ini disediakan untuk tujuan edukasi dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti diagnosis, saran, atau perawatan medis profesional. Selalu konsultasikan kondisi kesehatan gigi Anda dengan dokter gigi berkualifikasi.
Lokasi WhatsApp Janji